SELAMAT JALAN KAWAN...!
SELAMAT JALAN KAWAN...!
Ada banyak orang yang tidak percaya kepada Yesus dan ada lebih banyak orang percaya kepada Yesus akhir-akhir ini , dan itu semua hal biasa dan bukan hal baru atau mengejutkan
Jika ada seseorang yang tadinya percaya kepada Yesus dan dengan banyak alasan lalu meninggalkan Tuhan dengan alasan ada tuhan lain yang menurutnya tuhan yang sesungguhnya...
atau dengan alasan lain sesuai dengan kebutuhan...
atau sesuai dengan logikanya...
atau sesuai dengan pendapat orang lain.
Apakah kita perlu kecewa atau marah..?
Sebab hal demikian memang sudah di nubuatkan dan jika anda mengerti firman Tuhan itu suatu penggenapan dan itu memang harus terjadi, tidak semua orang akan percaya kepada Yesus, dan itu adalah nubuatan dan kita maklum jika ada yang meninggalkan Yesus.
Ada tertulis demikian:
Yohanes 15:16 (TB)
Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
Ayat ini menjelaskan bahwa Yesus yang memilih seseorang yang menjadi pengikutnya, bahkan jika ada penghianat atau murtad, juga Yesus sudah tahu hal itu dan semua itu merupakan penggenapan dari nubuatan termasuk penghianatan Yudas juga merupakan penggenapan dan Yesus tahu itu.
Jadi jika ada meninggalkan Yesus, maka kita tidak perlu marah atau kaget itu biasa dan itu bagian dari penggenapan semua nubuatan.
Penggenapan nubuatan mengenai nabi palsu yang memiliki banyak juga pengikutnya juga harus digenapi, itu sebabnya orang yang meninggalkan Tuhan Yesus dan memilih ikut nabi palsu juga merupakan penggenapan apa yang tertulis di Alkitab.
Di catat demikian :
Wahyu 20:10
dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.
Jadi kalau ada yang meninggalkan Yesus itu biasa ya...! Anda tidak perlu marah atau kaget
Karena semua itu merupakan pengenapan apa yang tertulis. Anda dan saya tidak perlu marah mengenai hal itu, dan lagi pula tidak akan mungkin seseorang bisa mengakui Yesus adalah Tuhan apabila orang itu tidak mendapatkan karunia Roh Kudus seperti tertulis demikian :
1 Korintus 12:3
Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorang pun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: "Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada seorang pun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus.
Makanya kita harus maklum dan jangan marah atau kaget kalau ada manusia yang tidak percaya Yesus Tuhan, dan menghina Yesus sesuka mereka dan itu juga biasa dan memang harus terjadi dan merupakan pengenapan apa yang sudah di nubuatkan, jadi anda dan saya tidak perlu marah dan kaget jika ada yang menghina Yesus atau menghujat namaNya, itu biasa...!
Satu catatan penting buat anda bahwa GOLONGAN MANUSIA DI BUMI YANG MEMILIKI ROH KUDUS HANYA ORANG KRISTEN itu sebabnya ada jaminan masuk Sorga di Kristen dan di luar itu TIDAK MUNGKIN ORANG BISA KESURGA.
Tercatat demikian :
2 Korintus 1:22
memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.
Efesus 1:14
Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.
Akhirnya jangan marah atau kaget ya Saudara - saudara jika ada yang meninggalkan Tuhan atau menghina Yesus atau tidak percaya kepada Tuhan Yesus, itu semua harus terjadi dan itu biasa saja karena semua harus digenapi termasuk apa yang tertulis dalam kitab Wahyu mengenai nabi palsu dan para pengikutnya.
SEMUA YANG TERTULIS DI ALKITAB HARUS DIGENAPI, JADI STAY COOL AJA YA.
JADI JIKA ADA YANG MURTAD DAN MENINGGALKAN TUHAN YESUS, ANDA TIDAK PERLU MARAH, TIDAK PERLU HERAN, TIDAK PERLU KAGET, itu semua bagian dari penggenapan Nubuatan, anda cukup katakan kepadanya :
SELAMAT JALAN KAWAN...!
Tuhan Yesus memberkati anda semua, Shalom.
Komentar
Posting Komentar