OMDO (Omong Doang)

OMDO (Omong Doang) 
Sangatlah mudah berkata-kata nasehat untuk menasehati orang lain, sangatlah mudah berkata-kata indah bagi orang lain, yang jadi masalah apakah kita mampu melakukan kata-kata nasehat atau kata-kata indah yang kita ucapkan, jika tidak dapat melakukan maka orang akan berkata kepada kita OMDO(Omong doang) artinya hanya bisa ngomong gak bisa melakukan.

Saat seseorang berkata jangan pelit tetapi dia sendiri pelit dan penuh perhitungan saat akan memberi, ada hitung-hitungan untung dan rugi, maka orang seperti ini akan di sebut OMDO.
Pemahaman hal rohani yang sempurna bukan jaminan orang tersebut aka mampu melakukan apa yang dia katakan dan pahami, ada contoh di Alkitab mencatat demikian:

Matius 23:2-3 (TB)  "Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.
Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.

Ahli taurat adalah pakar dari Kitab Taurat dan memahami betul seluruh isi Hukum Taurat, namun apakah mereka melakukan hukum itu..? Jawabnya tidak
Mereka sama saja OMDO.

Itu sebabnya Yesus menasehatkak kita untuk dapat melakukan kebaikan sebagai bukti bahwa kita memahami hukum Tuhan, melakukan kebaikan bukan untuk supaya masuk Sorga melainkan bukti bahwa kita adalah anak-anak Tuhan pemilik kerajaan Sorga, tanpa saudara dan saya mampu melakukan firman Tuhan maka Sudara dan saya BERBOHONG sebab firman Tuhan bukan soal kata-kata melainkan perbuatan sebagai bukti kita memahami firman Tuhan 

Matius 5:20 (TB)  Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Perbuatan baik bukan cara masuk kerajaan Sorga, untuk masuk kerajaan Sorga hanya satu cara yaitu Percaya Kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru selamat saudara, tetapi sebagai bukti anda dan saya sudah di selamatkan adalah saat anda mampu melakukan kebaikan untuk kemuliaan Bapa di Sorga, tanpa melakukan kebaikan anda GAGAL membuktikan bahwa anda sudah di selamatkan sebab orang yang di selamatkan pastilah dia akan bersyukur atas keselamatan yang dia terima.

Matius 5:13-16 (TB)  "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

Sekali lagi saya katakan bahwa perbuatan baik bukan jalan masuk Sorga melainkan bukti bahwa anda dan saya sudah menerima keselamatan dan perbuatan baik adalah bukti kita bersyukur atas keselamatan yang kita terima, kebaikan yang anda lakukan terutama harus pada saudara se Iman terlebih dahulu, Kenapa...?
Karena saat anda lakukan pada saudara se Iman maka anda sudah melakukannya untuk Tuhan Yesus.

Matius 25:40
Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Galatia 6:10
Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Matius 10:42
Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja pun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya."

Kita sudah di selamatkan saat kita percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru selamat, dengan karya penembusan yang dilakukan Yesus di atas kayu salib anda dan saya di selamatkan dari hukum dosa dan kutuk dosa, dan kita yang menerima keselamatan itu tentu bersyukur dan bersukacita akan hal ini, dan sebagai wujud syukur dan terimakasih kepada Tuhan maka kita berbuat baik untuk memuliaian nama Bapa di Sorga yang di dalam nama Yesus Kristus, dan kebaikan yang utama dan yang pertama dilakukan untuk saudara se Iman barulah saat seluruh saudara se Iman cukup, barulah orang-orang lain, dan Ingat...! 

Bahwa kebaikan yang saudara lakukan untuk saudara se Iman anda dan saya sesungguhnya sudah melakukanya untuk Yesus Kristus dan anda dan saya tidak akan pernah kehilangan UPAHNYA, anda sudah diselamatkan...? Lakukan perbuatan baik sebagai bukti anda di selamatkan, anda gagal berbuat baik...? 
Maka anda dan saya OMDO (Omong Doang)
Amen

Boleh dukung Pindai

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEKUATAN PUJIAN

SATU KESEMPATAN LAGI