ANDA DIKASIHI...!

ANDA DIKASIHI...!
Injil Yohanes di tulis oleh Yohanes tetapi dia tidak pernah menyebut dirinya dengan Yohanes melainkan murid yang di KasihiNya, ini menarik sekaligus sepertinya sombong apakah murid-murid lain tidak dikasihi Tuhan, sehingga Yohanes Merasa paling dikasihi, murid lain bisa saja protes, tetapi Yesus tidak protes pengakuan Yohanes dia murid yang dikasihi.

Yohanes 13:23 (TB)  Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya.

Saat Matius, Markus, Lukas menulis kitab mereka, mereka menggunakan nama mereka, berbeda dengan Yohanes. Saat murid-murid lain membaca kitab Yohanes bisa saja mereka berkata siapa rupanya dia...? Apakah dia lebih baik dari kita...? Apakah memang dia rupanya yang paling dikasihi Tuhan dan kami tidak dikasihi...? 
Sombong amat...!
Murid-murid lain bisa saja berfikir demikian.

Yohannes memiliki kepercayaan diri yang kuat, dia bukan saja mengasihi Tuhan tetapi dia tahu seberapa besar  Tuhan mengasihinya, ada 4 kali dia mengatakan " Murid yang dikasihinya" 
Murid-murid lain bisa Protes karena Yohanes selalu berkata bahwa dia adalah murid yang dikasihi Tuhan, bahkan dalam ayat berikut Yohanes kembali mengatakan hal yang sama.

Yohanes 19:26 (TB)  Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"

Dalam ayat ini Yohanes jelas tahu bahwa Yesus sangat mengasihi ibunya (Maria) tetapi Yohanes tidak ambil pusing hal itu, dia tahu bahwa Yesus sangat mengasihinya. Kita mungkin bisa menyalahkan Yohanes karena merasa paling dikasihi, tetapi saya beritahu saudara bahwa Yohanes tahu seberapa besar kasih Yesus kepadanya.

Yohanes 21:7 (TB)  Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.

Yohanes sadar betul bahwa Yesus mengasihinya, bayangkan jika anda sadar hal ini dan dalam setiap doa anda berkata " Tuhan ini aku orang yang Kau kasihi" atau " Tuhan ini aku orang yang Kau kasih bersyukur hari ini" 

Ketika Lazarus sakit dan hampir mati, Saudara Maria dan Marta mengirim pesan kepada Yesus, mereka tidak berpesan "Yesus datanglah sembuhkan saudara kami" atau " Yesus berdoalah agar saudara kami sembuh" tidak melainkan Pesan itu berbunyi demikian :
Yohanes 11:3 (TB)  Dan Lazarus yang sakit itu adalah saudaranya. Kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus: "Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit."

Mereka berkata "dia yang Engkau kasih sakit" kesadaran total bahwa Yesus mengasihi Lazarus. Mereka tidak mengingatkan Tuhan bagaimana mereka sekeluarga mengasihi Yesus, mereka hanya mengingat bagaimana Yesus mengasihi mereka.
Terkadang kita lebih sering mengingatkan Tuhan bagaimana kita mengasihinya " Tuhan aku mengasihimu" " Tuhan hidupku milikmu " " Tuhan aku percaya kepadamu" semua itu tidak salah.

Tetapi kesadaran bahwa anda dikasihiNya membuat Tuhan senang, dan Dia bergerak untuk anda dalam apapun persoalan anda, tidak perlu mengingatkan Tuhan seberapa besar anda mengasihiNya tetapi Dia mau anda mengerti seberapa besar Dia mengasihi saudara.

Berkatalah kepada Tuhan "aku orang yang kau kasihi butuh kesembuhan" atau " anakku yang Kau kasihi salah jalan" atau "dia yang Kau kasihi butuh pertolonganMu"

Tuhan senang saat anda sadar bahwa Dia mengasihi saudara itu sebabnya dikatakan "Hampiri tahtaNya dengan penuh keberanian", Tuhan senang anda mengetahui bahwa Dia begitu mengasihi anda, dan saat anda sadar hal ini maka Dia akan bergerak bersama anda menjadi Bapa dan Sahabat buat anda.
Jangan ingatkan Tuhan bagaimana anda mengasihiNya sebab Dia tahu siapa anda, tetapi ingatkan diri  anda bahwa Tuhan mengasihi saudara. Amen

Anda diberkati...?
Dukung Renungan ini dengan DANA No.08566280378

Komentar

Postingan populer dari blog ini

OMDO (Omong Doang)

KEKUATAN PUJIAN

SATU KESEMPATAN LAGI