KUASA PERKATAAN
KUASA PERKATAAN
Perkataan kita dan pembicaraan yang keluar dari mulut kita dapat mempengaruhi kita maupun orang lain, baik itu pengaruh positif ataupun pengaruh negatif, oleh perkataan kita juga bisa diberkati dan juga oleh perkataan kita bisa mengalami Maslah.
Pekerjaan yang paling mudah menurut saya adalah berbicara entah apapun yang dibicarakan semua orang-orang melakukannya, apakah itu untuk berkomunikasi atau bernyanyi atau berteriak, semua orang melakukannya.
Tetapi bagi kita orang percaya, adalah orang-orang yang sudah memiliki Kristus didalam hatinya yaitu Roh Kudus, maka dalam hal berkata kata tidaklah dapat sembarangan untuk berkata kata kata yang sia sia, jadi kita tidak dapat berkata
Perkataan kita dan pembicaraan yang keluar dari mulut kita dapat mempengaruhi kita maupun orang lain, baik itu pengaruh positif ataupun pengaruh negatif, oleh perkataan kita juga bisa diberkati dan juga oleh perkataan kita bisa mengalami Maslah.
Pekerjaan yang paling mudah menurut saya adalah berbicara entah apapun yang dibicarakan semua orang-orang melakukannya, apakah itu untuk berkomunikasi atau bernyanyi atau berteriak, semua orang melakukannya.
Tetapi bagi kita orang percaya, adalah orang-orang yang sudah memiliki Kristus didalam hatinya yaitu Roh Kudus, maka dalam hal berkata kata tidaklah dapat sembarangan untuk berkata kata kata yang sia sia, jadi kita tidak dapat berkata
sembarangan lalu mengapa?
Karena didalam diri orang percaya ada kuasa atau kekuatan dalam perkataanya yang bisa mendatangkan kebaikan ataupun kemalangan jika sembarangan dalam berbicara, hal ini dapat terjadi karena ada Roh Kudus dalam diri orang percaya
Kisah Para Rasul 1:8 (TB) Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
Itu sebabnya kita tidak dapat berkata-kata sembarangan sebab perkataan anda dapat menggerakkan situasi atau alam semesta sekalipun bahkan iblis sekalipun.
Lalu bagaimanakah seharusnya kita orang percaya berbicara?
1 Petrus 4:11 (TB) Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin.
Perkataan yang positif perkataan yang enak didengar yang diucapkan orang percaya sangat mempengaruhi orang yang mendengarnya, juga hal negatif yang di ucapkan oleh orang percaya juga mempengaruhi situasi orang yang mendengarnya.
Untuk menguji efek perkataan orang percaya pernah diadakan uji coba disebuah sekolah Alkitab, apakah perkataan orang percaya bisa mempengaruhi lingkungan, lalu dibuat ujicoba
Diambilah 6 biji bunga dibuat dalam 2 kelompok, masing-masing kelompok 3 biji lalu ditanam bersamaan.
Diambilah 6 biji bunga dibuat dalam 2 kelompok, masing-masing kelompok 3 biji lalu ditanam bersamaan.
Kelompok pertama setiap pagi siang dan sore diucapkan didekatnya hal-hal negatif, kamu jelek, kamu busuk, kamu layu, kami mati tidak berguna dll.
Hal ini diucapkan setiap hari 3 kali selama 1 bulan.
Hal ini diucapkan setiap hari 3 kali selama 1 bulan.
Kelompok ke 2
Setiap pagi siang dan sore diucapkan hal-hal positif, kami indah, kamu pasti tumbuh, kamu cantik, kamu subur, kami sayang kamu, dll diucapkan terus setiap hari selama 1 bulan.
Setiap pagi siang dan sore diucapkan hal-hal positif, kami indah, kamu pasti tumbuh, kamu cantik, kamu subur, kami sayang kamu, dll diucapkan terus setiap hari selama 1 bulan.
Lalu apa yang terjadi?
Minggu pertama semua biji mulai tumbuh, Minggu ke 2 mulai keluar batang dan daun
Minggu ke 3 semua biji negatif bertumbuh tapi kurus dan daunnya sedikit kuning
Sementara biji positif juga tumbuh dan berbatang dan juga berdaun dan tampak subur dan hijau.
Minggu ke 4 biji negatif akhirnya layu dan mati semuanya, sedangkan biji positif terus tumbuh dan berbunga dan mengeluarkan biji untuk bisa ditanam lagi.
Minggu pertama semua biji mulai tumbuh, Minggu ke 2 mulai keluar batang dan daun
Minggu ke 3 semua biji negatif bertumbuh tapi kurus dan daunnya sedikit kuning
Sementara biji positif juga tumbuh dan berbatang dan juga berdaun dan tampak subur dan hijau.
Minggu ke 4 biji negatif akhirnya layu dan mati semuanya, sedangkan biji positif terus tumbuh dan berbunga dan mengeluarkan biji untuk bisa ditanam lagi.
Demikian contoh nyata efek perkataan negatif dan positif, Yesus Tuhan kita juga menggunakan kuasa perkataanya dalam melakukan pelayanan, baik itu menyembuhkan, menolong dan bahkan mengusir setan, semu Yesus lakukan melalui perkataaNya.
Efesus 4:29 (TB) Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.
Mulai dari hari ini janganlah ucapkan hal-hal yang sia sia, ingat Roh Tuhan ada padamu, dan Roh itu Maha kuasa, sebab seluruh perkataan kita mengandung kuasa, jadi perkataan yang baik'kepada semua orang agar semua orang diberkati lewat perkataannya dan orang akan memuliakan Bapamu yang di Sorga, Jadilah berkat, Amen

Komentar
Posting Komentar